1. Empat Tiang Rohani GPIN merupakan jati diri seluruh jajaran GPIN dari tingkat Sinode sampai kepada Jemaat.
2. Empat Tiang Rohani GPIN harus menjadi landasan dan gaya hidup bagi setiap anggota jemaat GPIN.
3. Target implementasi Empat Tiang Rohani GPIN:
3.1. Empat Tiang Rohani menjadi ultimate target di tingkat Sinode.
3.2. Empat Tiang Rohani menjadi target antara di tingkat wilayah.
3.3. Empat Tiang Rohani menjadi target operasional di tingkat jemaat.
3.4. Empat Tiang Rohani menjadi target kesaksian bagi individu jemaat.
4. Penjabaran Empat Tiang Rohani;
4.1. Iman. Hidup beriman harus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan berjemaat dan bermasyarakat.
4.2. Kesucian. Kesucian merupakan syarat utama dan mutlak untuk hidup bersekutu secara pribadi dengan Tuhan, dan melayani Tuhan. Setiap anggota jemaat memelihara kesucian hidup sesuai dengan tuntutan firman Tuhan.
4.3. Persekutuan. GPIN adalah persekutuan anak-anak Tuhan yang sudah diselamatkan yang terikat dalam kasih Tuhan. Bersekutu dengan Tuhan dan dengan sesama anggota. Dalam Persekutuan menekankan hidup saling melayani dan saling membangun di dalam kasih.
4.4. Pengorbanan. Menyadari dan memahami pengorbanan Kristus dengan mempersembahkan hidup sebagai korban yang berbau harum di hadapan Tuhan. Anggota jemaat dibimbing dan diarahkan supaya menyerahkan seluruh eksistensi hidupnya kepada Tuhan.
5. Iman yang berpegang dan berlandaskan pada Yesus Kristus yang adalah pusat dan satu-satunya sumber kebenaran, yang diimplementasikan dalam kehidupan dan pelayanan.
6. Kesucian yang menekankan pada motivasi pelayanan adalah suci, dipisahkan secara khusus bagi kemuliaan Tuhan.
7. Persekutuan yang menekankan pada keharmonisan hubungan horizontal antara sesama, dan hubungan vertikal dengan Tuhan yang diimplementasikan dalam hidup saling mendoakan, mengingatkan dan menguatkan sebagai anggota Persekutuan.
8. Pengorbanan diimplementasikan dalam pelayanan sikap rela dan senang berkurban (memberi) mendukung pelayanan perkembangan dan perluasan Injil Kerajaan Allah melalui GPIN.